Assalamu'alaikum sobat solidaritas blog, selamat siang. udah makan siang belum? hehe, so pasti udah donk.! kalau belum makan dulu deh, biar gask sakit. haha :D. o iya sob , kali ini saya mau berbagi ilmu ni seputar sistem operasi linux. namun saya di sini ingin menjelaskan tentang salah satu distro linux , yaitu UBUNTU. oke lah, langsung saja ke artikel utama nya sob........
Ubuntu merupakan distro linux yang tak asing lagi bagi semua pengguna OS linux.Ubuntu merupakan distribusi linux berbasiskan debian dan OS ini adalah Open Source ( Bebas biaya, Bebas license agreement,dan bebas di kembangkan).Ubuntu berasal dari bahasa Afrika Selatan, yang artinya "kemanusiaan pada sesama". Ubuntu memiliki versi yang sangat banyak sekali, dikarenakan OS nya open source dan banyak di kembangkan oleh kalangan masyarakat. diantaranya adalah Ubuntu versi 9.04,11.04,11.10 dan yang terbaru saat ini adalah ubuntu 12.10. distro linux yang berbasiskan ubuntu adalah Xubuntu,Kubuntu,Edubuntu,dan lain sebagainya.
- Sejarah Linux Ubuntu
Paket-paket software Ubuntu berasal dari paket tidak stabil Debian; Ubuntu memakai format paket dan manajemen paket Debian (APT dan Synaptic). Paket Debian dan Ubuntu seringkali tidak cocok. Paket Debian sering kali perlu dibuat ulang dari source agar dapat dipakai di Ubuntu, begitu juga sebaliknya. Ubuntu bekerja sama dengan Debian untuk berusaha agar perubaha-perubahan sistem Ubuntu mengarah kembali ke Debian, namun hal ini hampir tak terlaksana. Penemu Debian, Ian Murdock, pernah berkata bahwa paket Ubuntu berpotensi mengarah terlalu jauh dari Debian. Sebelum setiap rilis Ubuntu, paket-paket diambil dari paket tidak stabil Debian dan digabung dengan modifikasi Ubuntu. Sebulan sebelum perilisan, pengambilan paket dihentikan dan kerja selanjutnya adalah memastikan paket-paket yang sudah diambil bekerja dengan baik.
Pada 31 Oktober 2011, Mark Shuttleworth mengumumkan bahwa Ubuntu 14.04 akan mendukung smartphone, tablet, dan smart TV. Dan desain-desainnya pun sudah mulai dirancang.
- Sistem Requirement
| Kebutuhan Minimal | Server | Desktop |
|---|---|---|
| Processor | 300 MHz | 700 MHz |
| Memory (RAM) | 128 MiB | 384 MiB |
| Hard Drive (ruang kosong) | 1 GB | 5 GB |
| Monitor Resolution | 640×480 | 1024×768 |
- Desktop Environment
Ubuntu dilengkapi dengan banyak pilihan Desktop Environment, di antaranya yang paling terkenal adalah GNOME,KDE, Xfce, dan LXDE.
- GNOME: Semenjak pertama dirilis hingga saat ini GNOME merupakan desktop environment standar Ubuntu (Unity berdiri di atas platform GNOME). GNOME merupakan salah satu desktop environment yang paling populer di Linux dan dipergunakan secara luas. Pada April 2011, GNOME memperkenalkan GNOME Shell, sebuah framework yang terfokus. Banyak dari pengguna Ubuntu yang sudah beralih ke GNOME Shell karena tampilannya yang menarik.
- Unity: Semenjak Ubuntu 11.04, Ubuntu telah menggunakan Unity sebagai Desktop Environment standarnya. Tidak seperti GNOME, KDE, Xfce, dan LXDE; Unity bukan merupakan kumpulan software melainkan hanya desktop environment yang menggunakan gtk+ yang sudah ada, dan berjalan di atas platform GNOME. Pada awal peluncurannya di Ubuntu 11.04, Unity menuai kritik yang sangat banyak karena masih memiliki banyak masalah, sehingga pada awalnya banyak pengguna masih memilih untuk memilih GNOME. Namun semenjak Unity disempurnakan pada Ubuntu 11.10, Unity kini lebih bebas dari masalah, dan efek visualnya semakin bagus.
- KDE: (K Desktop Environment) merupakan desktop environment standar pada Kubuntu. KDE terkenal dengan desktop plasma-nya, namun desktop plasma tersebut membutuhkan daya hardware yang lebih besar pula sehingga tidak semua komputer dapat menjalankannya.
- Xfce: Xfce adalah proyek desktop environment yang tujuannya adalah menciptakan desktop yang membutuhkan sedikit sumber daya hardware. Namun kebutuhan sumber daya hardware Xfce masih lebih tinggi dari pada LXDE. Xfce merupakan desktop environment standar Xubuntu.
- LXDE: LXDE adalah proyek desktop environment yang bertujuan untuk membuat desktop yang cepat dan hemat energi. LXDE merupakan desktop environment standar Lubuntu.
Gimana sob, tertarik untuk mencoba? hehe. sekian dulu sob. semoga artikel diatas dapat diambil hikmah nya. amin
Create by :Solidaritas Community
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu#cite_note-history-8
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu#cite_note-history-8






Poskan Komentar